Connect with us

Pemerintahan

Rampung, 15 Nama Calon Anggota KI Tunggu Keputusan Bupati

Diterbitkan

||

Nur Hasan Ketua Pansus Komisi Informasi Sekaligus Ketua Komisi D DPRD Bangkalan
Nur Hasan Ketua Pansus Komisi Informasi Sekaligus Ketua Komisi D DPRD Bangkalan

Memontum Bangkalan – Sebanyak 15 nama calon anggota Komisi Informasi (KI) telah selesai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Propertest). Nama-nama tersebut saat ini sudah diserahkan pada Bupati untuk ditentukan lima nama terpilih.

Adapun urutan nama-nama menurut hasil nilai uji kelayakan dan kepatutan tersebut yakni Badrun dengan nilai 1.460, Abdul Rohim 1.444, Yunus Mansur Yasin 1.383, M. Sodiq 1.374, M. Fahrillah 1.372, Siti Amina 1.280, Abd. Rohman 1.276, Anang Sudarto 1.225, Abdul Muksi Muis 1.194, Fathur Rahman Said 1.172, Fuad Asjadan 1.142, Mohammad Tikno Mulyono 1.107, Agus Budi Harijanto 1.105, Aditya Roosyanto 1.097 Serta Malikul Amin 1.061.

Ketua Pansus KI, Nurhasan menyampaikan, dalam tes kelayakan dan kepatutan ini pihaknya hanya memiliki wewenang untuk menguji dan memberikan nilai. Sedangkan penentuan komisioner KI nantinya ditentukan oleh Bupati.

“Tugas kami disini hanya menguji dan menilai. Selanjutnya kami ajukan 15 nama itu ke Bupati. Nanti Bupati akan memilih 5 nama untuk jadi anggota KI, ” Ucapnya saat ditemui usai sidang paripurna (11/10/2019).

Jika nantinya Bupati memilih anggota KI dari peraih nomor paling tinggi, maka lima nama teratas memiliki peluang untuk menjadi anggota KI. Namun, jika dilihat dari latar belakang, lima nama teratas hanya berasal dari unsur masyarakat.

Padahal, berdasarkan salah satu peraturan KI (PERKI) nomor 14 tahun 2008 disebutkan, dalam pembentukan anggota KI diharuskan memenuhi dua unsur yakni unsur pemerintahan dan unsur masyarakat.

Dengan begitu, satu diantara lima besar hasil tes tersebut berpotensi untuk gugur dan akan digantikan oleh salah satu calon yang berasal dari unsur pemerintahan. (Isn/nhs/yan)

 

Pemerintahan

Bupati Bangkalan Berangkatkan 1400 Santri ke Ponpes Sidogiri, Dibekali Masker dan Vitamin

Diterbitkan

||

Bupati Bangkalan melepas ratusan santri
Bupati Bangkalan melepas ratusan santri

Memontum Bangkalan – Sekitar 1400 lebih santri Pondok Pesantren Sidogiri hari ini kembali. Sebelum berangkat, santri asal Bangkalan ini dibekali vitamin dan masker agar tetap menjaga protokol kesehatan.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, dari total tersebut santri akan kembali ke pondok secara bertahap. Pada gelombang pertama yang dilakukan saat ini sebanyak 350 santri diberangkatkan.

“Gelombang pertama hari ini, kedua tanggal 15 dan ketiga tanggal 22. Kami fasilitasi transportasi ke ponpes Sidogiri, para santri juga sudah membawa surat keterangan sehat serta kami lengkapi dengan masker dan vitamin sesuai jumlah santri yang berangkat,” ungkapnya, Rabu (1/7/2020).

Ia berharap, para santri bisa menerapkan protokol kesehatan di ponpes tersebut. Ia juga mengimbau agar tidak ada klaster pesantren paska keberangkatan para santri.

“Kami imbau agar menjaga protokol kesehatan dan mudah-mudahan tidak ada klaster ponpes,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala dinas perhubungan, Muawi Arif mengatakan sesuai data terdapat 419 santri. Namun, hanya sekitar 350 santri yang berangkat sementara sisanya akan menyusul.

“Sisanya berangkat pada gelombang kedua,” singkatnya.

Sementara itu, Moh Ali Khotir, Ketua Alumni Santri Sidogiri mengatakan seluruh santri yang berangkat sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sedangkan santri yang tidak bisa berangkat hari ini merupakan santri yang sedang melakukan isolasi mandiri tersebut.

“Sebelum berangkat dipastikan sudah isolasi mandiri, sehingga yang belum isolasi harus melakukan dahulu baru bisa berangkat,” tuturnya.

Tak cukup sampai disitu, nantinya para santri juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan setibanya di ponpes. Pemeriksaan itu berupa cuci tangan, penyerahan berkas, mensteril barang bawaan dan pemeriksaan suhu hingga akhirnya masuk kedalam pesantren. (Isn/nhs)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Lolos dari Refocusing, Proyek Jalan Alternatif Dikerjakan, Dewan Bangkalan: Banyak yang Lebih Urgent

Diterbitkan

||

Plt PUPR, Ishak Sudibyo
Plt PUPR, Ishak Sudibyo

Memontum Bangkalan – Berbagai proyek pembangunan di Bangkalan ditiadakan dan masuk dalam anggaran refocusing penanganan Covid-19. Namun, proyek pembangunan jalan alternatif lolos dalam lelang dan jumlah anggarannya tak dipangkas sedikitpun. Ishak Sudibyo, Plt PUPR mengatakan, seluruh tahapan proyek telah selesai. Saat ini proyek dalam pengerjaan sejak tanggal 8 Juni lalu.

“Sudah SPK sejak 8 Juni. Untuk lelangnya mei kemarin,” ungkapnya, Rabu (1/7/2020).

Ia mengatakan, dari sekian proyek yang diajukan, pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan jalan dari Junok ke Bancaran ini dinilai menjadi prioritas. Sebab, pembangunan ini membuka akses jalan agar kendaraan berat tak melintasi kota.

“Memang tidak diserap untuk refocusing. Dari sekian proyek, ini menjadi prioritas untuk akses jalan agar tidak melintas di Jalan Kapten Syafiri,” tambahnya.

Ia bersyukur pihak Komisi C turut mengawasi proyek senilai Rp 1,3 Miliar ini. Ia berharap, proyek bisa berjalan lancar dan selesai sesuai RAB.

Sementara itu, Musawwir anggota Komisi C DPRD Bangkalan menyayangkan adanya pembangunan proyek jalan alternatif tersebut. Pihaknya menilai tak ada unsur urgensi dalam pembangunan tersebut.

“Yang lebih urgen banyak. Ini proyek meski selesai besok, tidak akan bisa langsung dilewati. Padahal semua orang saat ini sedang fokus penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan proses lelang yang dilakukan tak sesuai dengan surat edaran Kemendagri yang secara garis besar menyatakan larangan lelang sebelum adanya DPA perubahan.

“Tidak hanya itu, temuan kami di lapangan, dana senilai Rp1,2 Miliar yang digunakan itu hanya berupa material bedel dan tidak ada penggalian. Jadi hanya tanah rawa diuruk oleh bedel dan itu belasan meter,” jelasnya.

Hal itu cukup disayangkan sebab jalan alternatif tersebut akan digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, jalan tersebut nantinya menjadi jalan nasional dan harus memiliki ketahanan yang kuat terutama untuk kendaraan berat. (Isn/nhs/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Sambut Hari Bhayangkara ke -74, Kapolres dan Dandim Bangkalan Bagikan 10.000 Masker

Diterbitkan

||

Kapolres Bangkalan Bagikan Masker
Kapolres Bangkalan Bagikan Masker

Memontum Bangkalan – Untuk menyambut hari Bhayangkara ke 74, Polres Bangkalan bersama Dandim 0829 membagikan 10 ribu masker untuk warga Bangkalan. Pembagian masker ini dilakukan di pasar dan disalurkan melalui polsek-polsek yang ada. Masing-masing polsek membagikan 500 masker sementara polres Bangkalan sebanyak 1500 masker.

“Kami berharap, seluruh masyarakat Bangkalan semakin mematuhi protokol kesehatan dan tidak ada lagi yang tidak menggunakan masker. Semua harus pakai masker agar kita bersama-sama memutus mata rantai Covid-19,”ucapnya, Senin (29/6/2020).

Masyarakat pun menyambut baik hal tersebut. Martiah (38) salah satu pengunjung pasar berterimakasih atas pemberian tersebut. Tak hanya itu, ia mengaku polres Bangkalan cukup aktif berperan dalam penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah dapat masker lagi, terimakasih Polres Bangkalan sejak awal pandemi hingga saat ini terus aktif menangani Covid-19,”pungkasnya. (isn/nhs/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler